Kamis, 09 Desember 2021

Sedikit Cerita Tentang Kepengurusan UPBA

 Sedikit Cerita Tentang Kepengurusan UPBA 

by : Siti Maghfirotur Rohmah

 

Sebuah organisasi tentu erat kaitannya dengan kepengurusan, begitupun Unit Pengembangan Bahasa Asing (UPBA) yang merupakan sebuah organisasi dalam bidang kebahasaan. Kepengurusan UPBA terdiri dari beberapa divisi, antara lain ada BPH (Badan Pengurus Harian), divisi bahasa atau FOLADIV (Foreign Language Division), divisi pengembangan dan kaderisasi, divisi Humas (Hubungan dan Pengabdian Masyarakat), divisi publikasi dan aktualisasi dan yang terakhir ada divisi PMB (Pengembangan Minat dan Bakat). Semua divisi tersebut mempunyai Proker (program kerja) masing-masing yang nantinya akan dijalankan selama masa kepengurusan. Satu kata yang terlintas dalam benak ketika berbicara mengenai kepengurusan UPBA. SERU! UPBA itu seru dan semua hal yang terjadi di dalamnya adalah hal yang seru. UPBA adalah wadah bagi saya mengembangkan kemampuan diri. Selama masa kepengurusan, saya belajar banyak hal. Belajar bagaimana cara kontrol diri, belajar menurunkan ego untuk kepentingan bersama, belajar mengambil keputusan dan belajar bagaimana sebuah hubungan kekeluargaan terjalin. Kalau kalian beranggapan bahwa kepengurusan UPBA sangat kaku, itu salah besar. Justru dari sinilah, sebuah hubungan baru terikat walau tanpa hubungan darah yang mengikat.

Setiap kepengurusan tentu tidak akan luput dari tantangan dan rintangan. Bertemu orang-orang yang mempunyai pemikiran dan karakter berbeda kemudian berusaha menyatukan perbedaan isi kepala menjadi tantangan tersendiri dalam sebuah organisasi, terutama saya yang pernah mendapatkan kesempatan menjadi salah satu bagian penting dalam beberapa kepanitiaan yang ada di UPBA. Banyak pertimbangan yang perlu dipikirkan bersama untuk mendapatkan keputusan yg terbaik. Oleh karena itu, segala tantangan akan dapat ditaklukkan kalau kita bersama, bukan? Terlepas dari segala hal yang sedikit menyesakkan, tetap saja sebuah pelajaran dapat diabadikan. Tak perlu ragu mengambil langkah jika masih ada teman yang menemani melangkah. Jadi, tunggu apalagi? kalau kalian ingin mengembangkan kemampuan diri dan belajar bagaimana mengatur organisasi, maka kepengurusan UPBA adalah jawabannya. Sekian cerita singkat tentang organisasi yang saya kagumi. Lain kali kita bercerita lagi, ya. See you.

Rabu, 01 Desember 2021

How to be An Outstanding Public Speaker

How to be An Outstanding Public Speaker

 

Source: Freepik.com

Berikut ini adalah beberapa cara untuk menjadi pembicara/speaker yang mengagumkan yaitu:

  • ·         Mulai dengan kejutan
  • ·         Persiapan yang matang
  • ·         Berbicaralah dengan passion
  • ·         Buat forum yang lebih atraktif
  • ·         Sabar

Presentasi yang sempurna adalah yang memiliki komposisi 38% suara pembicara, 55% komunikasi non-verbal, dan 7% isi.  Ketika kita ingin berbicara didepan umum, perhatikan gesture dan bahasa tubuh kita seperti:

·         Mempertahankan kontak mata

·         Pengendalian diri yang baik

·         Realisasikan kata yang kita ucapkan dalam tindakan

·         Penguasaan panggung

Untuk memudahkan kalian untuk mempraktikkan cara public speaking yang benar, maka dari itu berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan pada saat menjadi public speaking

  • Pelafalan yang jelas

  • Jangan berbicara terlalu cepat

  • Hati-hati dengan penggunaan kiasan

  • Ketauihilah arti dari kata-kata yang asing

  • Walaupun kamu berbicara ke penonton yang tidak kamu kenal, bayangkan saja kamu berbicara dengan teman-temanmu

  • Tidak ada satu orang pun yang memikirkan secara berlebihan tentang kesalahan yang kamu buat

  • Hindari penggunaan bahasa slang atau jargon

  • 30 detik pertama sebelum masuk inti pembahasan kita gunakan sebagai penarik perhatian audience

  • Perhatikan juga mengenai bahasa tubuh dan eye contact

 

Author:

Kelompok 1 public speaking kajian MIBA:

  1. Apsari

  2. Ravon

  3. Dian

  4. Sonia

  5. Fazha

  6.  Salsabila

  7. Galib

  8. Achmad H.

  9. Nicky

  10. Mayaselmi

  11. Melly

  12. Nanda

  13. Rayyas

 

Tips and Trick

Tips and Trick

mencegah plagiarisme dalam penulisan sebuah karya

 


Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) disebutkan: “Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat) sendiri”. Plagiarisme adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri.

Ruang Lingkup Plagiarisme

  1. Mengutip kata/kalimat/gagasan/pandangan/teori orang lain tanpa menyebutkan identitas sumbernya.
  2. Menggunakan fakta (data, informasi) milik orang lain tanpa menyebutkan identitas sumbernya.
  3. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri.
  4. Melakukan parafrase (mengubah kalimat orang lain ke dalam susunan kalimat sendiri tanpa mengubah idenya) tanpa menyebutkan identitas sumbernya.
  5. Menyerahkan suatu karya ilmiah yang dihasilkan atau telah dipublikasikan oleh pihak lain seolah-olah sebagai karya sendiri.

Cara Menghindari Plagiarisme

  1. Kenali plagiarisme.
  2. Pahami konteks yang akan ditulis.
  3. Gunakan bahasa sendiri (Parafrase).
  4. Sering latihan.
  5. Cek tulisan dengan website/tools anti plagiarisme.

Website yang berguna untuk memeriksa plagiarisme

http://plagiarismcheckerx.com


https://www.plagiarismsoftware.net/


http://www.plagscan.com/plagiarism-check/



http://www.quetext.com/

http://plagiarisma.net/





Author:

Kelompok 1 kepenulisan kajian MIBA:

1.                  Qurrota

2.                  Afida

3.                  Bunga

4.                  Sonia

5.                  Awimsya

6.                  Achmad

7.                  Feby

8.                  Adriana

9.                  Nabilah

10.              Riza Zulmi

11.              Lilin

12.              Dewi Anisatur


Minggu, 31 Oktober 2021

Kisah Orientasi Cinta Bahasa

 Kisah Kasih Orientasi Cinta Bahasa

by : Ihza Amalia F.

              Unit Pengembangan Bahasa Asing (UPBA) UINSA pencetus unit kegiatan mahasiswa di bidang kebahasaan asing, menggelar beberapa event menarik di setiap tahunnya. Salah satunya adalah event terkhusus bagi mahasiswa baru. Sebut saja, Orientasi Cinta Bahasa (OCB). OCB merupakan kegiatan tahunan yang bersifat wajib bagi calon anggota baru upba. Dimana kegiatan ini dilaksanakan di awal tahun ajaran baru. Dalam hal ini, kegiatan OCB bertujuan sebagai pengenalan dan syarat bergabung UKM-F UPBA UINSA. Nah, apa aja sih kegiatan di event OCB? Pada normalnya, Event ocb dilaksanakan selama 3 hari, tepatnya yaitu pada akhir pekan. Selebihnya, agenda-agenda menarik seputar pengenalan bahasa asing dikemas dalam kelas yang menarik. Dalam agenda pengenalan kebahasaan terdapat pendalaman materi terhadap 4 bahasa, yaitu Inggris, Arab, Jepang, dan Korea. Selain itu, materi keorganisasian juga didapatkan dalam OCB.

            Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan OCB dilaksanakan secara luring atau tatap muka. Namun, selama pandemi OCB dilaksanakan secara daring atau virtual. Seperti pada tahun ini, Virtual OCB baru saja terlaksana pada tanggal 22-24 Oktober 2021. Meskipun dilaksanakan secara virtual, OCB tahun ini tidak kalah menarik. Virtual OCB tahun ini dilaksanakan dengan berbagai agenda seputar kebahasaan dan non-kebahasaan yang dikemas dalam webinar dengan para narasumber yang menarik. Seperti salah satunya, OCB kali ini juga tidak lupa menampilkan native sebagai narasumber. Selanjutnya, kegiatan-kegiatan didalamnya pun sangat seru. Sehingga, para peserta dalam event ini tetap semangat mengikuti Virtual OCB meskipun terpisah oleh jarak.

Keseruan OCB (Orientasi Cinta Bahasa)

 

Keseruan di OCB (Orientasi Cinta Bahasa)

By: Silminda

Unit Pengembangan Bahasa Asing atau yang disingkat UPBA adalah UKM yang berada dibawah naungan Fakultas Tarbiah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya. UKM ini berfokuskan pada bidang bahasa asing. Ada 4 bahasa asing yang dipelajari di UKM ini, diantaranya adalah Bahasa Inggris,Bahasa Arab, Bahasa Jepang dan Bahasa Korea. Nah, menarik sekali kan teman-teman. Tapi, tidak hanya belajar bahasa asing saja loh, di UPBA, kita dapat meningkatkan soft skill juga dengan cara join di berbagai kepanitiaan pada saat event-event UPBA. Event di UPBA banyak sekali loh, ada OCB (Orientasi Cinta Bahasa), dies natalis UPBA, workshop, social teaching, kajian bahasa, kajian public speaking serta kepenulisan dan masih banyak lagi gais. Gimana? Menarik kan !!! 


 

Nah, jika kalian ingin mendaftar di UPBA kalian harus mengikuti kegiatan OCB dulu gais. Pada saat OCB, kalian akan dibawa semakin dekat dengan UPBA. Di OCB kalian akan mendapatkan materi mengenai bahasa asing dan ke-UPBA an teman-teman. Para pematerinya pun sangat keren sekali gais yang tentu sangat pandai dibidangnya. Biasanya kami juga mendatangkan native speaker sebagai pemateri bahasa asing. Dannanti aka nada sesi tanya jawab langsung dengan pemateri, wah keren sekali kan. Kalian bisameningkatkan percaya diri dan juga melatih speaking dan listening kalian dengan cara mengobrol langsung dengan native speaker. Tidak hanya itu gais, kalian juga akan mempunyai relasi yang banyak dengan teman-teman dari berbagai prodi dan juga dengan kakak-kakak senior. Kemudian, nanti akan ada acara inagurasi, kalian akan menampilkan bakat-bakat yang kalian miliki. Selain itu aka nada acara caraka juga gais, acara ini bertujuan untuk mengesahkan para member baru UPBA. Gimana gais. Banyak banget kan manfaat join di UPBA. Well, itu saja sedikit pengalaman yang aku ceritakan, selebihnya, kalian akan merasakan sendiri keseruan dan manfaat ikut UPBA.

See you later guys !!!