Menguasai Dunia Dengan Menjadi Polyglot
Penulis: Mutiarizki Hapsari
Saat ini, ada lebih dari ratusan bahasa yang digunakan di seluruh dunia. Mulai dari bahasa Inggris yang telah menjadi salah satu bahasa internasional, hingga bahasa Xhosa yang nyaris lenyap karena penuturnya yang tinggal hitungan jari. Mengingat kedudukan bahasa yang begitu penting sebagai pembuka cakrawala dunia, maka dalam merayakan dies-up tahun ini, Unit Pengembangan Bahasa Asing (UPBA) UIN Sunan Ampel Surabaya menyelenggarakan webinar internasional dengan tema “Responding Millenial’s Challenges by Mastering The Languages” dengan mengundang tiga pemateri yang ahli di bidangnya masing-masing.
Pemateri yang pertama adalah Fauzan Atsari, M.Hum. yang membawakan materi dengan tema “The Gain of Learning and Mastering Languages”. Fauzan menjelaskan empat bahasa utama, yaitu bahasa Inggris, bahasa Jepang, bahasa Korea, dan bahasa Arab, yang akan sangat berguna apabila kita menguasainya.
Menurut Fauzan, bahasa Inggris adalah salah satu bahasa internasional yang kedudukannya amat penting di hampir semua negara, khususnya di benua Eropa, Australia, dan Amerika. Mengingat pengaruhnya yang global, maka apabila kita mahir berbahasa Inggris sudah sangat dipastikan bahwa itu akan lebih membuka potensi kita untuk go international.
Bahasa
Jepang adalah salah satu bahasa yang patut dipertimbangkan untuk dipelajari.
Dengan perkembangan teknologinya yang amat pesat, Jepang dinobatkan sebagai
salah satu negara tujuan para pelancong dan mahasiswa yang ingin melanjutkan
studi. Karena kebanyakan orang Jepang tidak terlalu fasih berbahasa Inggris,
maka dengan menguasai bahasa Jepang akan membuka akses kita untuk melebarkan
karir di Jepang.
Bahasa Korea akhir-akhir ini sedang memiliki banyak peminat dikarenakan pengaruh dari budaya populer K-Pop di Korea Selatan yang mendunia. Korea Selatan juga tak kalah dengan negara tetangganya, Jepang, dalam hal teknologi. Dengan demikian, tak sedikit juga orang berbondong-bondong mempelajari bahasa Korea untuk bekerja di Korea Selatan.
Bahasa Arab adalah salah satu bahasa yang termasuk bahasa internasional selain bahasa Inggris. Dengan sebagian besar penutur yang bertempat tinggal di daerah Arab dan sekitarnya, ini menjadikan mereka mendominasi pasar perdagangan dunia, khususnya perminyakan. Dengan menguasai bahasa Arab, maka kita akan lebih berpeluang besar untuk bekerja di perusahaan-perusahaan di daerah Arab dan sekitarnya.
Kesimpulannya, dengan menguasai banyak bahasa, ini tentu dapat mengubah cara pandang kita terhadap dunia dan juga pola berpikir kita yang semakin cepat dan terasah.
Pemateri kedua adalah Andinisa Rahmaniar, salah satu penerima Fulbright Scholarship, yang membawakan materi dengan tema “Why And How To Get A Scholarship?”. Di sini, Andinisa membagikan pengalaman serta tips dan trik dalam menggapai beasiswa Fulbright yang dibiayai sepenuhnya oleh Amerika Serikat untuk melanjutkan studi di negeri Paman Sam.
Menurut Andinisa, ada berbagai benefit yang kita dapatkan apabila kita mendapatkan Fulbright Scholarship, yaitu: JI visa support, round-trip economy class air travel from scholarship, funding for tuition and fees, living, and related costs, accident and health insurance coverage per U.S. Government Guidelines.
Proses seleksi untuk Fulbright Scholarship sendiri terdiri dari berbagai tahapan yang berurutan, antara lain: seleksi berkas, interview, pengumuman lolos beasiswa, pelatihan TOEFL IBT dan GRE, general test, submission plan, penempatan universitas.
Andinisa juga tak lupa memberikan tips dan trik untuk mendapatkan Fulbright Scholarship, yaitu: memperhatikan setiap detail persyaratan, selalu update info terbaru dari media sosial AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation), tidak malu bertanya, dan esai harus realistis dan rasional.
Pemateri terakhir adalah Amy O’Brien yang membawakan materi dengan tema “The Importance Or Role Of English In A Millenial Era”. Dengan semakin masifnya perkembangan teknologi dunia, ini membuat bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa internasional semakin diperlukan dan menjadi kemampuan dasar yang harus dikuasai. Amy O’Brien menjelaskan beberapa poin penyebab bahasa Inggris sangat penting untuk saat ini, antara lain: educational purposes, work environments, socialising, basic conversation.
Beberapa tips berguna dari Amy O’Brien untuk mahir berbahasa Inggris yaitu: never be afraid to make mistakes, learn from your mistakes, consistency is a key, practice makes perfect.
Nah, sekarang kita sudah semakin paham tentang betapa pentingnya kita menguasai beberapa bahasa. Dengan menjadi seorang yang polyglot (menguasai banyak bahasa), maka tentunya akan memberikan kita banyak manfaat untuk diri kita sendiri di masa depan.
Belajar bahasa sekarang, sukses 10 tahun dari sekarang!
0 komentar:
Posting Komentar